Jumat, 14 September 2012

Dilema


Perasaan apa yang harus ku jelaskan bila aku sendiri tak mengerti apa yang ingin ku ceritakan
Bagaimana aku bisa pahami sedangkan rasa ini tak pernah bisa diungkapkan
bingung ketika mengingatmu, tetesan air mata mengalir lewati pipiku
terheran saat mengenangmu, ada pedih ku rasa
tak ada kata - kata yang bisa mewakilkannya
Perasaan ini hanya hati yang tau..
dapatkah kau sadari tanpa aku berkata
bisakah kau dengar bisikan hati ini yang ingin keramahanmu lalu??

ahh...percuma,
seberapa besar pun inginku mungkin tak akan pernah kau lihat


mungkin memang salahku, namun apa semua salahku???
dan mugkin benar aku tak berhak lagi tanya keadaanmu setelah ku buat kau terjatuh.

Sesak rasanya melihat kekecewaanmu yang begitu dalam karnaku
pedih kurasa melihat tulisan kebencianmu padaku
begitukah kau menyikapinya

sangat lelah aku mendengar kesedihanmu karnaku
lemah hati ini menyaksikan sifatmu yang begitu menyalahkaku

Bagaimana ku harus menjelaskan semua untuk kau lebih pahami
sedangkan satu titik pun kau tak pernah mau hiraukan

tertutup kah hatimu untuk bisa tenangkan diri?
tak sadarkah ada ego mengiringimu?
sampai disini sajakah pemikiranmu?

teruskanlah
aku menerimanya
aku layak merasakannya
pantas sikapmu untuk kesal padaku

teruskanlah
dan itu akan membuatku menyadari 
kau tak pernah menyayangiku dengan ketulusan.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages