Rabu, 24 Oktober 2012

Harapan


Rys : Ketika ku rasa lelah berharap.
         Ku biarkan semua menjadi bayang tak bermakna.
         Melayang ikuti angin pergi jauh entah kemana.
         Arah bebas menuntun pada tempat asing mengajak tuk memulai kembali harapan tertunda,
         nyatakan angan diatas mimpi.
         Membuang takut pada khayalan indah dalam lamunan.

Ocix : Wahai angin..tidakkah engkau merasakan lelahku
           ketika jiwa rapuh tak mampu lagi mengeluh
           kala hati tak sanggup berbagi
          dan aku masih tetap terdiam dlm lamunan
          meski dedaunan melambæ mengajakku bercanda
          tapi sayang..rasaku terbacakan Malam_

Rys : yang mulai mendekap dalam sunyi nan gelap
        ditemani bintang - bintang penuh tanya
        apa yang ku rasa?
        cukup air mata mengalir lembut kisahkan jerit hati_

Ocix: kecilku yg tebelenggu disini
         andæ seluruh ranting dan batang pohon dijadikan penanya
         serta ær laut sebagæ tintanya untuk ku tulis dilangit maka itu tak kan cukup
         mungkin hanya pada pusara raga berdiam selamanya tapi hidup tak sampæ disini_

Rys : karna ku msh percya pelukMu akan lindungiku.
        Sebab ku yakin cahayaMu akan selalu datang dalam gulitaku.
        Sirnahkan segala resah sedih mengikat.
        ku tau segala yg trcipta untkku adalah kisah trbaik dariMu.

Ocix : Dan tak ingin kuingkar dgn keyakinanku
          smwa yg terjadi dan akan tlah tertulis di lauqul mahfudz
          biar smwa berjalan semestinya
          yg terbæk akan tetap jadi yg terbæk karna itulah Hakikat_

Resah


berdetak dengan cepat
menyesakan dada
tanpa tau adanya sebab
mencari terus menelusuri
tak satu celah ku temui

aku bertanya tiada jawaban
kembali tertunduk dan ku sadar
dalam doa aku akan temukan tenang
dengan ayat - ayat ku kan diantar pada kenyamanan
dekap kasihMU hilangkan gundah di hati

________________________***______________________________

Kembali pergi kemudian datang lagi. 
Tanpa rasa atau pun menyadari. 
Singgah lalu meninggalkan angan kosong tak terwujud.
Bertemu dan terpisah, begitu seterusnya hingga ku lelah ketika percaya tuk nyalakan lg kasih yg ku redupkan dalam janji menyerah.
Menghilang sajalah lagi ! agar ku tak berharap lebih.

Bila ku Jatuh Cinta


Ku berlindung dalam cintaMu y Allah
Cinta yang tak akan pernah pupus.
Ku bersandar pada kasihmu yang mampu tenangkan hati tiap detik.
Kini ku bercakap denganmu dalam doa,
Sampaikan resah di dada..
Sekarang ku mengadu dalam diam
Tentang keraguan hati.

Bila ku jatuh cinta...
Ku ingin karnaMu semata
KAU pertemukan aku dengannya dalam sayang tulus
KAUikatkan kami pada cinta suci.

Jika ku jatuh cinta....
Dekatkan aku dengannya karena itu pilihan terbaik untukku.
Andai datang ku jatuh cinta.
Ku beri hati ini untuk seseorang yang MencintaiMU.

Kelabu hati




Rys : Tersimpan lama cerita mendung.
         Tersembunyi dari hujan dan angin.
         Hanya gerimis sebagai pertanda, rangkaikan kisah abu - abu membasahi hari.
         Berharap bertemu cahaya mentari untuk biaskan rasa
         dan ciptakan lukisan senyum warna dilangit.

Vita : dan mega kan kmbli memutih dsat senyum it terpaku di balik rona yg memancar. . . .
          tak lg hitam. . .
          menghias dktinggian birunya agkasa...

Rys : begitu Indah dibayangkan, akan bahagia dialami...kapankah???
         menanti di perjalanan misteri waktu
         menuggu bersama harap kan terjadi mimpi itu....

 Vita : BAK berjalan dtengah remangnya petang. . .
          nak meningalkan siang menghampiri malam...
          menyisakan kenangan yg terukir dkala terang. . .
          n memandang kdepan muka. . .mencoba meraba masa yg lbh bhagia. . .dikala kelam.
          tidak PASTI...adlah jawaban...

 Rys : Memang terlalu samar untuk dilihat, tinggi untuk dgapai...
          terasa sulit dirasa saat menoleh dan meminta sinar itu kembali.
          Namun ku percaya jauh didepan sedang menanti cahaya lebih terang karena tak mungkin tak ada  
         sedikitpun secercah cahaya disini yg berkesempatan sinari hari - hari lebih dari sebelumnya

Jumat, 12 Oktober 2012

Merubah layu

Iseng iseng berbalas rangkaian kata.......hahahhah :D

Dewa : Udara panas menyelimutii langit yang begitu cerah
tak akan ada satupun yang tahu
bahwa bunga itu layu bukan karena udara panas
melainkan tidak adanya kasih sayang
dan kebahagiaan untuk bunga itu segar kembali

Rys : cerah berganti mendung melihat bunga layu
meneteskan kasih dengan harapan ia kembali segar
siapa yang mengira kelabunya langit juga bisa mengubah semuanya
merubah layu kembali ceria


nyambung gak jadinya???? ehmmmm... gak yahhh?? heeheh tau deh.. so enjoy ajahhh.. xiixxi

Selasa, 09 Oktober 2012

Berani menuju bebas !?

Mba Dita ( Cemprut - crafter )
" Buka lowongan !!! buat yang punya passion dibidangnya masing - masih, yang punya semangat giat berkarya dan bekerja, yang mau menjadi bos untuk dirinya sendiri, yang membuka kesempatan bekerja untuk lingkungan sekitar, yang berani keluar dari zona nyamannya, yang akan merasa nyaman dan senang karena berkarya ata apa yang disuka :) buka lowongan kerjamu sendiri teman! :) follow your heart :) do your passion :) get your dreams and make it real :) . sekian :p "
Kembali tersentak membaca Semangat pada satu hal yang sama seperti sebelum - sebelumnya. Ingin sekali bisa bebas mengikuti kemauan hati yang selalu berteriak untuk keluar dari lingkaran kokoh menjulang. Banyak alasan masuk akal yang selalu menghalangi untuk beranjak dari kursi nyaman bak putri raja.  Lama sudah menuruti harapannya sekedar menjadi kepatuhan seorang anak untuk lukiskan bahagia dari harapan - harapan terbaiknya. Kesabaran ini memang tanpa batas tapi pilihanku untuk bertahan pada cita - cita mereka entah sampai kapan aku bisa menggenggam dalam kepal tanganku. Sesak jika ku harus selalu menahan ingin ku, ingin seperti  burung terbang bebas menelusuri langit biru menggapai cita - cita diri. Salahkah bila aku berfikir untuk menuruti mauku?? Apa ada yang salah dengan yang aku kerjakan?? Terlalu kecilkah mimpi ku? Hingga mereka tak begitu percaya dengan masa depanku nanti dari upaya yang akan ku kerjakan? 

Maaf bila dinilai aku seorang yang membangkang, 
Maaf jika ini sebuah egoku

Rabu, 03 Oktober 2012

Ku lemah, Tuhan....


Tuhan...
Salahkah aku jika pada saat ini
aku mulai pesimis?
Aku mulai merasa aku tak pantas dicinta.
Aku tak layak dikagumi
Aku jahat

Tuhan...
Bolehkah jika sekarangn aku lebih meilih menyendiri
Mungkin lebih baik tak ada yang mengenalku dekat

Maaf tuhan...
mungkin aku salah telah berfikir demikian
namun aku tak ingin mengecewakan orang lain lagi
tak banyak yang mengerti akan keputusanku
tak banyak yang bisa menerima pilihanku untuk menolak
tak banyak yang dapat memahami keinginanku
untuk menjadi sebatas teman

Maaf tuhan..
Bukan aku mengingkari anugrahmu
bukan aku menyalahkan fitrahmu
bukan pula aku bermaksud memutuskan tali silahturahmi  
namun apa salah jika aku mengikuti kemauanku?
aku punya hak dan aku punya pilihan bukan?

Tuhan ...
Tolong bantu aku jernihkan pikiranku
Berikan aku kemudahan hadapi  ini
Berikan aku pemikiran yang tepat.




Pages